Memiliki engine apapun bentuk aplikasinya, adalah sama dengan kita sedang memelihara sejuta permasalahan. Apa artinya, bisa dikatakan tanpa dukungan dari agen sama juga pemilik engine sedang melakukan “Suicide Action”.

.Cummins Marine   KM Laut Flores PT. SAC

Hari Minggu pagi-pagi lagi… telepon saya sudah mulai berkaong-kaong, dalam hati pengin sekali saya tidak mengindahkan, karena mungkin akan lebih polite rasanya tidak mengangkat telepon daripada tidak mengaktifkan telepon. Disamping kita bisa lebih gampang beralibi, takutnya setelah kita aktifin telepon lagi, tiba-tiba bersamaan sms masuk yang bunyinya, “Mas, kalo pengin hp nya awet.. ga perlu terlalu sering dimatikan, lebih baik simpen aja di kulkas ato fresher,” nah loh lebih sadis lagi kan, he!

Akhirnya saya hampiri juga telepon saya, ternyata teman saya seorang juragan kapal yang telepon. Beliau juragan 7 kapal penangkap udang dengan engine milik pabrikan engine dari Amrik ber ikon dan berawalan huruf “C” dan 10 kapal juga yang berawalan huruf “C” tapi yang ini laen crita karena yang satu memang ikon dan sebagai awalan sedang yang satunya hanya sebagai awalan saja dari sebuah merk, yang beroperasi di perairan Arafuru. Diseberang sana dia lantas bilang, “Mas, kalo main engine saya overheating komponen apa saja yang akan bermasalah?” Saya lalu bilang, “wah hati-hati bos baru saja KM. Senopati…” saya belum selesai berkata-kata, dia sudah menyahut, “Pemay ngana!!” He… ga ding, teman saya itu bukan tipikal orang yang suka misuh, maaf !

Saya bilang pada teman saya itu, “Bos, fren is fren but businus is businus, mungkin sedikit yang akan saya sampaikan, tapi yang sedikit itu paling tidak akan bermanfaat setidaknya tragedi KM. …”, belum selesai saya berkata-kata, lagi-lagi dia sudah menyahut, “Pemay ngana!” He he… sorry juragan !! (Iya dong, karena advice yang komplet charge nya juga akan lain, he.. komersil banget).

Ada dua indikasi yang sudah disebutkan oleh teman saya itu mengenai Over Heating pada main engine kapalnya. Pertama visual turbocharger yang berpijar atau glowing. Glowing itu sendiri pun ada banyak macamnya, ada glowing yang terjadi hanya pada housing turbochargernya (exhaust) saja dan itu wajar. Ada juga glowing yang terjadi sampai elbow exhaust dan ini sudah dalam kategori tidak wajar. Tapi Glowing adalah tidak sama dengan over heating. Karena penyebabnya adalah berlainan. Glowing lebih banyak disebabkan tidak normalnya air system juga fuel system. Solusinya cukup dengan Repair Turbocharger dan change atau injector calibration.

Namun jika indikasinya ditemukan ketidak normalan pada sirkulasi cooling system bisa dipastikan engine itu overheating. Untungnya setiap engine sudah dibekali oleh system safety yang memadai untuk mengidentifikasi terjadinya overheating. Tapi safety adalah tetap safety yang fungsinya hanya menghindari kerusakan yang lebih berarti. Yang tentunya akibat overheating itu sendiri akan sedikit banyak mempengaruhi kondisi komponen engine seperti Piston, Ring Piston juga Cylider Liner. Ada baiknya dilakukan Top Overhaul setelah terjadi Over Heating untuk memastikan seberapa besar kerusakan yang terjadi. Karena bagaimanapun juga harus dilakukan repair untuk mengganti gasket-gasket, seal-seal air yang pastinya akan ikut rusak akibat Over Heating.