Aku panggil dia Rena ….
Terkadang aku juga panggil dia si Kancil karena dia cerdik juga cantik. Rena kecil, suka sekali dipanggil si Kancil, dia selalu tersenyum, tertawa … lantas dia bilang, ” kalau Rena si Kancil Oma jadi apa uk Yan”?
“Kalau Rena si Kancil berarti Oma jadi bu Tani Ren”.
“Bu Tani uk Yan?”
“Iya”, kataku.
Kemudian dia pun berlari-lari sambil berteriak kegirangan, “asyik Oma jadi bu Tani … Oma jadi bu Tani!”
-
- Itu sekitar tiga tahun yang lalu, tapi sekarang nggak tau kenapa … Rena selalu complaint jika dipanggil Kancil. “Nggak ah uk Yan, Rena nggak mau dipanggil si Kancil. Rena mau dipanggil Rena aja”, katanya merajuk.
“Kenapa Cil?”, kataku.
“Kok kancil lagi tho uk Yan, pokoknya nggak mau, Rena kan punya nama”, jawabnya pelan tapi diplomatis.
Glek,.. saat itu tiba-tiba aku jadi tidak bisa berkata-kata, seperti ada sesuatu yang menyumpal tenggorokanku, nggak tau kenapa keseriusannya mendadak membuatku menjadi terharu.Lama sekali aku mikir sampai akhirnya aku mampu menyimpulkan sendiri kenapa. Mungkin ini karena masalah image pikirku. Rena ogah dipanggil Kancil karena image Kancil yang diusung oleh dongeng-dongeng sebelum bobo adalah buruk. Meski pintar dan cerdik, Kancil adalah sosok yang nakal, bandel, suka mencuri dan suka memakai kecerdikannya untuk menjahili teman-temannya. Aku menjadi makin terharu, karena Rena seperti sedang bilang kepadaku …
“Uk Yan … Rena tidak ingin menjadi Kancil, karena Rena lebih senang menjadi Rena dan ingin menjadi diri Rena sendiri!”












3 comments
Comments feed for this article
Mei 20, 2007 pada 1:00 pm
Evy
hahahaha tega bener uk Yan manggil kancil, kancil han binatang uk yan, meski pinter tukang ngadalin, Rena khan anak pinter dan cantik, uk Yan neh gimana ciiih
Mei 20, 2007 pada 5:12 pm
Undercover
To. Ibu Evy
Iya c bu, tapi dulu emang dia suka dipanggil kancil. Kan emang gitu bu, terkadang kita emang keterlaluan, gara2 ada anak yang jalannya suka lompat2 trus dipanggil kelinci. Tapi sebenarnya itu kan special ungkapan sayang aja bu Dokter. Tapi syukur deh dia masih mau complaint, anak sekarang emang pinter2… *pinter complaint* he.
Oktober 13, 2007 pada 12:32 am
anas
*pinter complaint* nyengir aja baca itu
tapi kancilnya imut-imut tuh
Eh selamat merayakan hari Idul Fitri,
Mohon maaf lahir dan bathin