Komentar di: Perilaku Marketer yang Keliru http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/ Sat, 29 May 2010 20:34:37 +0000 hourly 1 http://wordpress.com/ Oleh: You Said Impossible, I Said Possible « herdy undercover http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-941 You Said Impossible, I Said Possible « herdy undercover Tue, 11 Mar 2008 16:27:01 +0000 http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-941 [...] yang membuat  bahwa benar penolakan adalah akhir dari segala-galanya - jika kita menyerah (article pendukung di sini). Saya sudah patahkan anggapan bahwa sesuatu yang tidak mungkin, tidak akan pernah kita dapatkan. [...] [...] yang membuat  bahwa benar penolakan adalah akhir dari segala-galanya - jika kita menyerah (article pendukung di sini). Saya sudah patahkan anggapan bahwa sesuatu yang tidak mungkin, tidak akan pernah kita dapatkan. [...]

]]>
Oleh: peyek http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-271 peyek Sun, 23 Sep 2007 16:17:23 +0000 http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-271 <blockquote>Jadi mendengar merupakan strategi yang paling efektif demi tujuan marketing kita</blockquote> sayangnya nggak semua bisa mendengar!

Jadi mendengar merupakan strategi yang paling efektif demi tujuan marketing kita

sayangnya nggak semua bisa mendengar!

]]>
Oleh: deKing http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-262 deKing Fri, 21 Sep 2007 20:47:50 +0000 http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-262 <blockquote>Tidak lagi sensitive kepada customer satisfaction</blockquote> Ini dia yang sepertinya semakin menjadi2, apalagi kalau sudah mencapai satisfaction after sale. Dalam proses sale mungkin masih banyak yang mempedulikan kepuasan pelanggan, tetapi ketika sudah mencapai tahap after sale kadang hal tsb menguap. Masih ada kaitannya dengan layanan after sale... Kebetulan saya merupakan orang yang gemar membaca kolom surat pembaca di surat kabar. Seringkali saya amati dimana para produsen/penyedia layanan jasa yang baru mau memperhatikan kepuasan konsumen setelah konsumen melakukan komplain terbuka melalui media massa.

Tidak lagi sensitive kepada customer satisfaction

Ini dia yang sepertinya semakin menjadi2, apalagi kalau sudah mencapai satisfaction after sale. Dalam proses sale mungkin masih banyak yang mempedulikan kepuasan pelanggan, tetapi ketika sudah mencapai tahap after sale kadang hal tsb menguap.

Masih ada kaitannya dengan layanan after sale…
Kebetulan saya merupakan orang yang gemar membaca kolom surat pembaca di surat kabar. Seringkali saya amati dimana para produsen/penyedia layanan jasa yang baru mau memperhatikan kepuasan konsumen setelah konsumen melakukan komplain terbuka melalui media massa.

]]>
Oleh: extremusmilitis http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-255 extremusmilitis Thu, 20 Sep 2007 06:18:07 +0000 http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-255 Sedikit tambahan, terkadang menjadi seorang oknum marketer tanpa disadari menghalalkan berbagai cara untuk bisa mempertahankan konsumennya. Di satu sisi ya, itu benar, karena bagaimanapun tujuan utama seorang marketer adalah mempromosikan produk dan memastikan bahwa produk dipergunakan oleh konsumen dengan berkesinambungan. Tapi di satu sisi, aku menganggap bahwa terkadang, perilaku marketer seperti itu malah membuat konsumen menjadi jengah, karena merasa terintimidasi secara tidak langsung. Mungkin harus dicari metode yang lebih baik untuk membuat konsumen senyaman mungkin tanpa harus mengorbankan tujuan utama. Apa begitu? Sedikit tambahan, terkadang menjadi seorang oknum marketer tanpa disadari menghalalkan berbagai cara untuk bisa mempertahankan konsumennya. Di satu sisi ya, itu benar, karena bagaimanapun tujuan utama seorang marketer adalah mempromosikan produk dan memastikan bahwa produk dipergunakan oleh konsumen dengan berkesinambungan.

Tapi di satu sisi, aku menganggap bahwa terkadang, perilaku marketer seperti itu malah membuat konsumen menjadi jengah, karena merasa terintimidasi secara tidak langsung. Mungkin harus dicari metode yang lebih baik untuk membuat konsumen senyaman mungkin tanpa harus mengorbankan tujuan utama. Apa begitu?

]]>
Oleh: extremusmilitis http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-254 extremusmilitis Thu, 20 Sep 2007 06:09:09 +0000 http://herdyundercover.net/2007/09/19/anggapan-marketer-yang-keliru/#comment-254 Pertamaxxxx *komennya ntar nyusul* :lol: Pertamaxxxx
*komennya ntar nyusul* :lol:

]]>